Selasa, 21 Jun 2022 07:14

Pendampingan Pemanfaatan Platform Sumber Daya Sekolah (SDS), Platform Rapor Pendidikan dan Platform Merdeka Belajar

Written by
Rate this item
(0 votes)

Pontianak, 18 Juni 2022 – BPMP Kalbar - Intervensi digitalisasi sekolah dalam penggunaan berbagai platform digital diyakini mengurangi kompleksitas, meningkatkan efisiensi dan menambah inspirasi. Agar tercapai efisiensi, efektifitas dan produktivitas khususnya dalam program sekolah penggerak, perlu dilakukan koordinasi antarinstansi terkait dalam menyukseskan program sekolah penggerak.

 Sebagai upaya dalam mewujudkan program sekolah penggerak yang demikian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) berupaya mendorong sekolah melakukan transformasi diri untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah, kemudian melakukan pengimbasan ke sekolah lain untuk melakukan peningkatan mutu serupa.

Fasilitasi perlu dilakukan. Kesepahaman perlu dikuatkan. Implementasi dan pemerataan perlu disegerakan. Landasan tersebut menjadi urgensi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat untuk menyelenggarakan Pendampingan Pemanfaatan Platform Sumber Daya Sekolah (SDS), Platform Rapor Pendidikan dan Platform Merdeka Belajar. Kegiatan dilaksanakan pada 16-18 Juni 2022 di hotel Gadjah Mada, Pontianak.

 Kegiatan ini diikuti oleh kepala bidang dikmen, kepala bidang dikdas, koordinator pengawas, kepala Sekolah Penggerak angkatan 1, pejabat fungsional serta karyawan BPMP Provinsi Kalimantan Barat. Pada kegiatan ini peserta melakukan praktik pemanfaatan platform Sumber Daya Sekolah (SDS), platform Rapor Pendidikan dan platform Merdeka Mengajar.

Henry Eko Hapsanto selaku narasumber dari Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikburistek menyampaikan materi Pemanfaatan Platform Sumber Daya Sekolah (SIPLah).   Munif  Bajrie, narasumber dari Direktorat Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikburistek serta Widyaprada BPMP Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan materi Pemanfaatan Platform Sumber Daya Sekolah (ARKAS).

Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Barat, Iwan Kurniawan, S.Si, M.Si, dalam sambutannya menjelaskan sebagai UPT Kemendikbudristek yang melaksanakan tugas dan fungsi penjaminan mutu pendidikan, BPMP Provinsi Kalimantan Barat perlu berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah terkait 5 (lima) program utama yaitu : (1) Program Sekolah Penggerak,  (2) Perencanaan Berbasis Data, (3) Advokasi Penerapan Kurikulum Merdeka (KM), (4) Pendampingan Asesmen Nasional dan Sulinjar (PAUD), (5) Pengembangan Kemitraan dan Implementasi Kebijakan Lintas Sektor.

Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Barat menambahkan pemerintah daerah dapat mendukung sekolah dalam mempercepat adaptasi teknologi digital melalui dukungan pembelajaran. Sehingga guru dan murid terdorong untuk menggunakan perangkat teknologi pada proses belajar mengajar. Harapannya digitalisasi sekolah dapat segera terwujud sehingga mempermudah akses pada materi belajar yang lebih bervariasi. Lingkungan pembelajaran pun akhirnya menjadi lebih menarik dan lebih dinamis sebagai bentuk layanan pendidikan yang humanis.

 

Read 514 times Last modified on Minggu, 26 Jun 2022 17:41

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.